Menulis
Barusan sore sempet ngobrol ringan bareng viar sama ajun mengenai pentingnya budaya menulis, dari obrolan itu keluar konklusi sederhana yaitu bahwa budaya menulis itu sangat penting dimiliki apalagi di kalangan akademisi ataupun peneliti. ITB yang merupakan sebuah lembaga pendidikan yang memiliki banyak orang hebat ternyata masih dianggap sedikit/kecil dalam hal budaya menulis ini (data akuratnya perlu dilakukan penelitian). Padahal potensi yang abundan dimiliki oleh civitas itb gak bakalan keliatan kalo orang-orangnya gak suka nulis, peribaratannya seperti gunung es yang ngambang dilautan. Hanya saja budaya menulis menurut hemat saya dipengaruhi juga oleh variabel yang namanya apresiasi, kebanyakan kita akan menulis dengan semangat apabila tulisan-tulisan kita sebelumnya diapresiasi baik oleh yang baca (kecuali diary atau dokumen rahasia mungkin). Seperti diketahui, tingkat apresiasi di indonesia pada umumnya minim, makanya wajar saja jika budaya menulis pun gak begitu populer.
Pengalaman saya sendiri dari sd sampai tingkat akhir kuliah ini sangat minim dalam hal menulis, padahal dalam pikiran saya banyak sekali yang sebenarnya ingin saya ungkapkan. Kondisi saat ini (ngerjain TA) memaksa saya untuk menulis, oleh karena iitu saya mulai lagi menginisiasi blog ini. Moga2 konsisten…
diapdet oom
ehem..
nulis blog tuh mbok-yha dikasih paragraf…
^___^
ah. cem mana ini… kok gambar headernya doang yang diapdet..
halohaloooooo
selamat mengeblog, hehe.
klo masalah nulis menulis…
blog lah tempatnya..
pap. ayo menulis lagi. masukin saja naskah ta mu disini
kok yang terupdate komen2nya doank…. -___-;
wah, ternyata kita sama-sama pengguna wordpress…
ditunggu tulisan-tulisan selanjutnya…